KAJIAN LITERATUR: DAMPAK DEPRESIASI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP STABILITAS PASAR MODAL INDONESIA PERIODE 2021-2026

Main Article Content

Sholehatul Inayah
Intan Laili Azizah
Dewi Salma Arofah

Abstract

Depresiasi nilai tukar rupiah selama periode 2021–2026 menjadi salah satu isu yang memengaruhi stabilitas pasar modal Indonesia. Pelemahan rupiah yang dipicu oleh berbagai faktor eksternal, seperti kebijakan suku bunga tinggi Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed), meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, serta arus keluar modal asing (capital outflow), berdampak terhadap perubahan sentimen investor dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap stabilitas pasar modal Indonesia melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang memanfaatkan data sekunder dari Bank Indonesia (BI), Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), serta artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2021-2026. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif melalui proses pengumpulan, seleksi, interpretasi, dan sintesis berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa depresiasi rupiah memiliki hubungan yang erat dengan meningkatnya capital outflow, melemahnya IHSG, serta perubahan sentimen investor yang berdampak pada meningkatnya volatilitas pasar modal. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa stabilitas nilai tukar merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan mendukung stabilitas pasar modal Indonesia. Maka, sinergi kebijakan moneter dan fiskal diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar serta memperkuat ketahanan pasar modal di tengah dinamika ekonomi global.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

KAJIAN LITERATUR: DAMPAK DEPRESIASI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP STABILITAS PASAR MODAL INDONESIA PERIODE 2021-2026 . (2026). ERRABHA: Journal of Sharia Economics, 1(1), 10-15. https://errabha.ekos.staisalafiyahbangil.ac.id/errabha/article/view/4

References

Affandi, A., Ramadani, S. P., & Falakh, I. F. (2026). Tinjauan literatur: Analisis kondisi ekonomi Indonesia di tengah melemahnya rupiah dan turunnya IHSG. Jurnal Media Akademik, 4(6). https://doi.org/10.62281/4a5h0b44

Ginting, W. A. R., Berlien, R., & Calen. (2026). Analisis hubungan sentimen investor, volume perdagangan dan kebijakan moneter pada perkembangan pasar modal di Indonesia (Studi: Perusahaan sub sektor minyak dan gas (Migas) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021–2023). Jurnal Rumpun Manajemen dan Ekonomi (JRME), 3(3), 659–672. https://doi.org/10.61722/jrme.v3i3.10096

Hamid, A. (2024). Pengaruh faktor makroekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Periode Januari 2019–Januari 2022). Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(1), 166–176. https://doi.org/10.30651/jms.v9i1.21491

Manihuruk, F. E., Silfani, D., Feby, Y., & Marbun, J. (2024). Analisis pengaruh ekspor, impor, dan jumlah uang beredar di Indonesia terhadap kurs Rupiah/USD. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi, 3(2), 118–129. https://doi.org/10.23969/jrie.v3i2.70

Mardiyani, S., Nabila, J., Kurniawan, A., Elfrian, A., Maulani, Z., Apriyanti, M., & Sinaga, J.

F. (2025). Dinamika kebijakan moneter dan diplomasi ekonomi dalam menjaga stabilitas nilai tukar (Studi kasus Indonesia di pasar internasional). Moneter: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(1), 46–61. https://doi.org/10.61132/moneter.v3i1.1080

Nurosid, I., Rohmi, M. I., Nisa, T., & Aulia, H. H. (2026). Analisis pengaruh inflasi, kurs dan

BI Rate terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia 2019–2024. Jurnal Disrupsi Bisnis, 9(1), 170–180. https://doi.org/10.32493/drb.v9i1.55123

Qarina. (2023). Analisis determinan nilai tukar di Indonesia. SIBATIK Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 2(2), 369–380.

https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i2.562

Ramadhan, D. F., & Simamora, S. C. (2022). Pengaruh nilai tukar (kurs) dan suku bunga (BI Rate) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di masa pandemi. Jurnal Inovatif Mahasiswa Manajemen, 2(2), 142–153.

Sitanggang, I., Habeahan, A., Aritonang, Y., Hutapea, P., & Sitompul, P. (2025). Analisis pengaruh inflasi terhadap daya beli masyarakat Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 306–315.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2, Cetakan ke-3). Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif (Edisi ke-3). Alfabeta.

Togatorop, G. N., Manik, E. B., Lubis, T. I. S., & Lubis, P. K. D. (2026). Analisis hubungan pergerakan IHSG terhadap harga saham perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2015–2024. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 284–309. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.14652

Venia, A., Asma, M. N. L., Az Zahra, S., & Bahtiar, Y. (2026). Analisis nilai tukar Rupiah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Moneter: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 4(2), 98–107. https://doi.org/10.61132/moneter.v4i2.2154